Senin, 18 December 2017, 10:20:46 WIB

Harga Bahan Pangan Bikin Lega

19 June 2017 11:29:00 WIB - Sumber : Ade Nidya Zodittia - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 109 kali

Tak Ada Kenaikan Signifikan

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini harga sejumlah bahan pangan, sepekan jelang Lebaran, relatif stabil. Kalau pun ada kenaikan, hanya sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Kondisi ini jelas bikin lega masyarakat.

Pantauan Padang Ekspres di Pasar Raya Padang Minggu (18/6), harga telur ayam ras masih sekitar Rp 34 ribu hingga Rp 35 ribu per kartonnya. Menurut salah satu pedagang telur, Ravika Oktaviani, harga tersebut tidak mengalami kenaikan sejak masuknya bulan puasa.

“Saya terheran-heran, biasanya tahun lalu harga telur bisa naik hingga Rp 37 ribu per kartonnya, apalagi sudah mendekati Lebaran,” ucap perempuan 25 tahun itu saat ditemui Padang Ekspres di kiosnya.

Namun, tambah perempuan yang akrab disapa Vika ini, kenaikan harga terjadi terhadap telur puyuh. Itu pun tidak bersar. Hanya dari Rp 26 ribu ke Rp 27 ribu per kartonnya. Dibanding tahun lalu, harganya bisa sampai lebih dari Rp 30 ribu per kantonnya.

Sementara itu, penurunan harga yang drastis terjadi terhadap telur ayam kampung. Saat mulai memasuki bulan puasa, telur ayam kampung per kartonnya seharga Rp 60 ribu. Saat ini menjelang dekatnya Lebaran, telur ayam kampung justru turun menjadi Rp 45 ribu per kartonnya.

“Walaupun harga telur tergolong murah, penjualan saya malah menurun,” kata Vika. Biasanya, dalam sehari Vika bisa menjual 20 hingga 30 ikat (1 ikat 10 kartin, red), sekarang hanya 10 ikat saja yang bisa dijual Vika. 

Kenaikan yang juga tidak terlalu kecil terjadi pada cabai. Sejak sepekan lalu, cabai lokal yang dipasok dari Bukittinggi dan Alahanpanjang dijual Rp 14 ribu per kilogramnya. Ini naik dari Rp 12 ribu per kilogramnya. Cabai Medan yang semula seharga Rp 12 ribu per kilogramnya juga naik menjadi Rp 14 ribu per kilogramnya.

“Cabai Jawa juga naik, seminggu yang lalu Rp 18 ribu per kilogramnya, sekarang menjadi Rp 20 ribu per kilogramnya,” ujai Syaiful, salah satu pedagang cabai di Pasarraya Inpres II.

Walaupun stok dikatakan melimpah, kenaikan tetap terjadi mengingat Lebaran sebentar lagi akan datang. Selain cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan harga. Jika empat hari lalu Rp 18 ribu per kilogramnya, naik menjadi Rp 20 ribu.

Namun, kenaikan harga tidak berlaku bagi bawang putih. Seminggu lalu bawang putih seharga Rp 34 ribu per kilogramnya, turun menjadi Rp 28 ribu. 

Menurut Syaiful, hal ini terjadi karena penahanan stok bawang putih di pelabuhan Jakarta tidak terjadi lagi. “Saya lihat berita di televisi, oknumnya sudah ditangkap,” jelasnya.

Harga bawang bombay juga masih stabil, dikisaran Rp13 ribu per kilogramnya. Begitu juga dengan kentang Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 13 ribu per kilogram, dan minyak goreng curah Rp 12 ribu per kilogram.

Harga beras pun juga masih stabil. Seperti beras solok Rp 21 ribu per gantang, beras anak daro Rp 21 ribu per gantang, Ir 42 Rp 19 ribu per gantang, beras Muarolabuah Rp 21 ribu per gantang, dan beras Pesisir Rp 19 ribu per gantang.

Salah satu konsumen yang ditemui saat berbelanja, Gusnidar mengatakan, walau harga cabai naik, tidak drastis seperti tahun-tahun sebelumnya. Warga Siteba ini pun bersyukur, kenaikan cabai tak diiringi kenaikan harga bahan pangan lainnya.

“Masuk tahun ajaran baru pun juga semakin dekat, bagi orang tua yang anaknya akan masuk sekolah atau perguruan tinggi pasti akan sangat kewalahan apabila harga kebutuhan pokok atau bahan pangan naik,” tukasnya. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co