Selasa, 17 October 2017, 20:24:21 WIB

Pemko tak Tegas Basmi Parkir Liar

19 June 2017 11:31:49 WIB - Sumber : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor :    Dibaca : 93 kali

Di Jalan Khatib Sulaiman Makin Marak

Keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam memberantas parkir liar di Jalan Khatib Sulaiman patut dipertanyakan. Pasalnya, sejak sekitar sebulan terakhir, parkir liar di sekitar jalan protokol tersebut semakin marak. 

Berdasarkan pantauan Padang Ekspres Minggu (18/6) sekitar pukul 15.00 hingga 16.30 masih banyak fasilitas umum yang digunakan oleh pengendara roda dua untuk memarkirkan kendaraannya.

Tak hanya di trotoar depan Pengadilan Negeri Padang dan trotoar depan kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumbar, bahkan di seberang jalan seperti depan Sekretariat Gapensi Padang, hingga depan Dinas Perdagangan juga dipenuhi parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Bahkan, taman-taman dan bahu jalan di sekitar kawasan tersebut juga jadi arena parkir.

Tomi Irawan, salah satu mahasiswa  PTN yang sedang menunggu angkutan umum di depan salah satu pusat perbelanjaan yang ada di daerah tersebut sangat menyayangkan ketidaktegasan pemko dalam menindak oknum-oknum penyedia parkir liar.

”Masa pemko kalah dengan oknum-oknum penyedia parkir liar? Mereka dengan modal peluit saja bisa mengatur pengendara untuk parkir menggunakan fasilitas umum,” kata pria berkacamata itu.

Warga lainnya yang juga Padang Ekspres wawancarai di sekitar daerah tersebut, Zainir melihat, Pemko Padang baru akan bertindak jika sudah ada yang mengingatkan.

“Seharusnya pemko mempunyai antisipasi untuk mengurai berbagai permasalahan seperti parkir liar, macet dan angkot nakal yang ngetem sembarangan itu,” terang pria 53 tahun itu.

Diakuinya, dengan kondisi parkir yang memakai fasilitas umum seperti trotoar itu, pemandangan di Jalan Khatib Sulaiman tidak seindah dulu.

“Jangankan untuk parkir, untuk sekadar berhenti saja dibahu jalan pengendara dulunya tidak berani. Jika dibandingkan dengan sekarang malah pengendara terasa santai saja karena tak ada penindakan. Hampir tiga jam saya di sini, tidak ada terlihat petugas terkait menindak parkir liar dan angkot ngetem itu. Padahal posko Lebaran sengaja dibuat di depan pusat perbelanjaan itu,” imbuhnya. 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Padang Hendrizal Azhar, pihaknya telah bekerja sebagaimana mestinya. “Setiap memasuki weekend memang selalu terjadi lonjakan pengunjung ke pusat-pusat perbelanjaan yang ada di kota Padang. Apalagi minggu ini  momentum untuk memasuki Lebaran,” ujarnya.

Untuk permasalahan parkir yang memakai fasilitas umum, menurut Hendrizal, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin. “Jika setiap weekend selalu terjadi seperti ini, selain ditilang, ke depan setiap pengendara yang nakal itu, akan kami kempeskan bannya agar memberikan efek jera,” ucapnya.

Selama ini, menurutnya, Dishub sudah bekerja maksimal untuk mengurai kemacetan dan parkir liar dengan melakukan rekayasa lalu lintas. “Tak hanya memasang rambu-rambu dan rekayasa lalin, kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pencegahan,” tegasnya.

Diterangkan Hendrizal, jika kemarin masih banyak pengendara yang nakal itu karena moralnya kurang. “Jika mereka mempunyai pikiran yang jernih, tentu mereka tidak akan parkir di fasilitas umum. Untuk tukang parkir mereka akan kami data dan kami berikan pemahaman serta imbauan untuk tidak menyuruh pengendara parkir menggunakan fasilitas umum,” terangnya.

Anggota DPRD Padang Iswandi Muchtar meminta ketegasan Pemko Padang dalam melakukan penindakan terhadap oknum yang mengadakan parkir liar tersebut.

“Parkir liar itu terjadi bukan karena pengendara, namun karena ada orang yang mengarahkan. Yang perlu kita tindak itu keduanya. Pengendara yang parkir liar dan orang yang mengadakan,” tegasnya. 

Disebutnya, Pemko Padang memiliki Peraturan daerah mengenai ketertiban umum. “Artinya, dengan mengadakan parkir liar itu, sudah mengganggu ketertiban umum berarti bisa ditindak oleh polisi penegak perda (Satpol PP Padang), karena pemko punya payung hukumnya,” tambahnya.

Disebutkan Iswandi, persoalan parkir liar adalah masalah bersama yang mesti di selesaikan secara cepat guna menghadirkan rasa nyaman bagi pengendara yang melintas di kawasan itu.

“Kalau perlu, pihak-pihak terkait dan pemko duduk bersama mencarikan solusinya. Jangan hanya sebatas solusi seremonial namun tidak terasa hingga ke bawah,” tukas politikus PKB itu. (*)

 

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co