Senin, 18 December 2017, 10:17:25 WIB

Rencana Paddock Ledakkan Tangki Pesawat

13 October 2017 13:12:27 WIB - Sumber : JPNN - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 43 kali

Satu per satu rencana gila Stephen Paddock mulai terungkap. Salah satunya adalah  menimbulkan ledakan besar  yang memakan banyak korban jiwa bersamaan dengan aksinya menembaki para pengunjung konser Route 91 Harvest Festival pada Minggu (1/10). Pria 64 tahun itu menembak tangki bahan bakar untuk pesawat yang berada di dekat McCarran International Airport. Namun, aksinya gagal. 

Dua selongsong peluru khusus yang bisa membakar sasarannya itu ditemukan di dekat tangki yang berisi 43 ribu barel bahan bakar. Ada satu peluru yang menembus lapisan luar tangki. Penyidik masih mencari tahu apakah yang masuk ke tangki itu peluru yang sama atau tidak. Sebab, peluru itu tak mengakibatkan ledakan atau kebakaran. 

“Peluru serupa ditemukan di kamar Paddock,” ujar penegak hukum yang menjadi sumber CNN. Paddock menembak tangki dari kamarnya yang berada di lantai 32 Mandalay Bay Hotel. Para penyelidik juga menemukan rompi antipeluru dan alat bantu pernapasan di kamar tersebut.  

Pejabat bandara Kamis lalu (5/10) membuat pernyataan bahwa fasilitas penyimpanan bahan bakar komersial bisa menahan serangan tembakan. Tangki mereka tak akan meledak. Namun, saat itu tidak terungkap bahwa yang digunakan Paddock tersebut adalah peluru khusus dan bisa membakar. 

Sementara itu, pihak kepolisian mengungkap bahwa Paddock bisa menggunakan lift khusus yang biasa dipakai para pegawai Mandalay Bay Hotel untuk melayani tamu. Para pejudi besar memang bisa menggunakan lift pegawai. Hal tersebut ditengarai membuat Paddock leluasa keluar masuk tanpa pemeriksaan. 

Hingga kemarin (11/10) polisi masih melakukan penyelidikan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan Paddock untuk mencari tahu motif kejahatan yang dilakukannya. Belum ada satu pun yang memberikan petunjuk dengan pasti tentang apa yang mendasari tindakan Paddock. Mereka juga belum menemukan adanya orang lain yang terlibat dalam aksi tersebut. Beberapa hari sebelum serangan, Paddock sempat berkeliling Las Vegas sekitar 200 kali. Berdasar hasil rekaman CCTV di berbagai titik, Paddock selalu sendiri. Tak ada siapa pun yang menemaninya. 

Kekasih Paddock, Marilou Danley, kini masuk daftar selectee oleh Badan Keamanan Transportasi AS. Orang yang dilabeli selectee harus melewati pemeriksaan yang lebih lama saat akan melakukan perjalanan. Polisi juga akan langsung mendapat informasi jika Danley berusaha ke luar negeri. Sejauh ini, belum ada bukti yang menunjukkan Danley terlibat dalam aksi Paddock. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co