Senin, 18 December 2017, 10:14:05 WIB

BNI Manfaatkan Supply Chain Debitor Korporasi

13 October 2017 13:20:11 WIB - Sumber : JPNN - Editor : Elsy Maisany    Dibaca : 40 kali

Hingga kuartal ketiga tahun ini, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat laba Rp 10,16 triliun atau tumbuh 31,6 persen secara year-on-year (yoy). Pada periode yang sama tahun lalu, laba BNI masih mencapai Rp 7,72 triliun. Kenaikan laba bersih itu terutama ditopang penyaluran kredit yang tumbuh 13,3 persen. Kualitas kredit juga meningkat dengan ditandai penurunan credit cost dari 2,4 persen pada kuartal ketika 2016 menjadi 1,7 persen pada kuartal ketiga tahun ini. 

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengungkapkan, untuk mendorong pertumbuhan kredit, BNI menggali potensi pasar pembiayaan BUMN. Fokusnya terdapat pada proyek infrastruktur dan sektor industri yang berisiko rendah dan terkontrol. BNI juga mengoptimalkan jaringan dan outlet untuk menggarap potensi pasar yang ada. ”Juga, menggali potensi supply chain debitor korporasi untuk menangkap potensi debitor baru,” ungkapnya saat paparan kinerja kemarin (12/10).

Pendapatan bunga bersih atau nett interest income (NII) tumbuh 7,5 persen (yoy) menjadi Rp 23,51 triliun. Hal itu seiring dengan peningkatan kualitas kredit BNI dengan tetap menjaga net interest margin (NIM) di level 5,5 persen. Sementara itu, pendapatan nonbunga naik 15,1 persen menjadi Rp 7,18 triliun. Peningkatan tersebut dikontribusi dari trade finance, bancassurance, bank garansi, pinjaman sindikasi, dan bisnis kartu. Untuk meningkatkan penyaluran kredit ke segmen korporasi, BNI akan tetap berfokus pada pembiayaan proyek infrastruktur dan BUMN. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

Lowongan
© 2014 - 2017 Padek.co